Situs Berita Jurnalistik UNTIRTA

Perubahan RAPBN 2009 Membuat Guru Khawatir

In straight-news on October 21, 2008 at 2:42 pm

Tangerang, Jurnal komunika

Janji pemerintah untuk menaikkan gaji guru pada tahun 2009 nampaknya sulit terlaksana. Pasalnya Indonesia saat ini terkena dampak dari krisis keuangan dunia.

Pemerintah pusat beberapa waktu yang lalu mengajukan asumsi perubahan RAPBN 2009 ke DPR. Perubahan RAPBN ini dikhawatirkan akan merubah subsidi dana pendidikan yang awalnya sebesar 20 persen menjadi lebih rendah.

Setidaknya itulah yang dikhawatirkan oleh Wahyu Wibowo, seorang guru di SMK Yuppentek 3 Tangerang. Ditemui ditempatnya mengajar Senin (20/10), ia mengatakan dirinya tidak setuju apabila subsidi dana pendidikan akan dikurangi. “Saya sangat khawatir apabila dana subsidi pemerintah untuk pendidikan akan berkurang. Jujur saja, penghasilan saya saat ini tidak mencukupi kebutuhan keluarga,” katanya.

Wahyu menambahkan bahwa pemerintah tidak boleh ingkar janji. “Pemerintah harus menepati janjinya. Informasi ini kan sudah jauh-jauh hari diberitahu, jadi jangan dirubah-rubah lagi,” katanya.

Hal senada juga diutarakan oleh Eka Pratiwi. Teman satu profesi Wahyu Wibowo ini juga mengutarakan ketidaksetujuannya apabila dana subsidi untuk pendidikan dikurangi.

Wanita yang baru diangkat menjadi pegawai negeri ini mengatakan bahwa seharusnya pemerintah dapat mempertahankan dana subsidi pendidikan yang sebesar 20 persen. “Apa yang didapatkan oleh seorang guru tidak setimpal dengan apa yang telah diberikan oleh guru tersebut. Pemerintah harus jeli dalam hal ini,” jelasnya.

Namun Eka juga sadar bahwa pemerintah mengajukan asumsi perubahan RAPBN ini bukan berdasarkan masalah internal pemerintah. “Kita hanya terkena dampaknya. Jadi kalau perubahan dana pendidikan ini jalan yang terbaik, ya mau bilang apa? Inilah tidak enaknya menjadi negara berkembang,” katanya.

Pada awalnya pemerintah telah menetapkan dana subsidi untuk pendidikan adalah sebesar 20 persen. Mayoritas dana itu diperuntukan kepada tenaga pengajar. Bagi guru golongan terendah akan mendapatkan penghasilan perbulannya sebesar Rp. 2 juta. Namun itu semua tidak akan terjadi apabila pemerintah menarik subsidi dana pendidikan untuk mengatasi krisis keuangan dunia.(fm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: