Situs Berita Jurnalistik UNTIRTA

Kuta Food Center, Tempat Makan Alternatif di Sepanjang Pantai Kuta

In feature on September 1, 2008 at 4:55 am

Bali memang bukan saja surga bagi para penikmat surfing dan shopaholic, tapi bjuga untuk penggemar makanan. Buat anda yang baru pertama kali ke Bali jangan bingung jika ingin mencicipi makanan murah meriah, halal dan ditemani oleh desiran ombak pantai kuta di malam hari. Di sepanjang jalan Pantai Kuta, memang banyak banyak bertebaran cafe-cafe dan restaurant tetapi tempat makan yang satu ini terbilang unik.

Kuta Food Center (KFC) yang terletak tidak jauh dari Hotel Sahid Raya, memiliki konsep open dining. Mirip semacam food court yang biasa kita jumpai di mal, dengan meja-meja dan kursi kursi dikelilingi oleh gerai-gerai makanan, tetapi bedanya di KFC beratapkan langit. Ya, konsep outdoor memang ditawarkan tempat ini. Terletak di kawasan yang cukup ramai dan sangat mudah dijangkau, biasanya banyak orang memilih berjalan kaki sambil menikmati dinginnya udara malam dan desiran ombak pantai Kuta, menjadikan tempat ini cukup favorit bagi para wisatawan, baik lokal maupun asing.

Tempat ini buka mulai pukul 06.00 sore, begitu kita sampai di depannya, ada gerbang yang dijaga oleh 3 orang sekuriti, jangan takut mereka hanya sebatas memeriksa saja demi keamanan bersama. Kemudian ketika memasuki area foodcourt kita akan disambut dengan alunan live musik dari ujung panggung. Tetapi jangan heran jika suara sang penyanyi kadang terdengar sedikit sumbang, karena selain tempat makan, KFC juga menyediakan live karaoke. Jadi siapapun yang ingin menyumbangkan suaranya dipersilahkan. Walaupun area tempat makan ini cukup luas, namun suasana akrab sangat terasa disini.

Setelah menempati meja, maka beberapa pelayan akan datang memberikan menu dari masing-masing gerai makanan yang ada di situ. Makanan yang disediakan cukup beraneka ragam. Mulai dari masakan Indonesia, Chinese food, Japanese food, Italian food sampai Western food ada di sini. Harga yang tertera pun cukup sesuai dengan kantong kita. Tidak kalah murah dengan kedai-kedai di pinggir jalan tapi jangan khawatir makanan di sini cukup terjamin kok kebersihannya. Asyiknya di sini kita tidak perlu beranjak dari tempat duduk. Mulai dari memesan makanan, atau ingin menambah pesanan sampai ketika membayar pun kita hanya perlu memanggil pramusaji. Jadi tamu disini benar-benar diperlakukan bagaikan raja yang memang harus dilayani. Jangan takut tidak diladeni karena jumlah pramusaji di sini cukup banyak.

Hiburan selain live karaoke disini adalah adanya Big Screen, seperti layar tancap di kampung-kampung yang menyiarkan siaran dari televisi internasional. Coba saja datang pada hari sabtu malam, tempat ini sangat ramai pengunjung yang bukan saja hanya sekedar makan tetapi juga menonton pertandingan Liga Premiere Inggris. Sensasi yang dirasakan sedikit berbeda jika kita makan di tempat lain. Sejauh mata memandang kita akan melihat orang-orang dari berbeda bangsa dan budaya tumpah ruah menjadi satu disini. Begitu akrab, baik antara pengunjung dan pramusaji maupun antara sesama pengunjung. Suasana yang cozy menambah betah untuk memesan makanan lagi dan lagi sembari menonton atau mendengarkan live karaoke. Kuta Food Center menjadi salah satu alasan kenapa Bali menjadi begitu sulit terlupakan. (Eka Perwitasari)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: