Situs Berita Jurnalistik UNTIRTA

Ode Kampung 3: Banten Butuh Perpusda yang Memadai

In berita budaya, straight-news on December 7, 2008 at 6:32 am

Serang, Jurnal Komunika

Isu tentang perlunya Perpustakaan Daerah di Banten disisipkan di acara Ode Kampung 3. Acara yang bertemakan Temu Komunitas Literasi Nusantar ini diselenggarakan oleh Rumah Dunia dan berlangsung 5 – 7 Desember 2008 di daerah Ciloang, Serang Banten.

Ketika ditemui Sabtu (6/12), Gola Gong pemilik Rumah Dunia memaparkan perihal tujuan diadakannya Ode Kampung 3 ini. Tujuannya selain untuk menumbuhkan minat baca terhadap masyarakat Banten, juga sebagai bentuk perlawanan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Banten yang dinilai tidak peduli terhadap fasilitas Perpustakaan Daerah (Perpusda) yang kurang memadai.

Advertisements

Perlunya Aplikasi Gerakan Sosial Para Penulis

In berita budaya on December 7, 2008 at 6:17 am

Serang, Jurnal Komunika

Penulis dituntut untuk memiliki jiwa sosial kepada masyarakat luas. Itulah pesan yang ingin disampaikan dalam diskusi yang bertajuk Penulis Dalam Membangun Gerakan Sosial yang diselenggarakan di Rumah Dunia bertema Ode Kampung 3 di Desa Ciloang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Sabtu (6/12) kemarin.

Anwar Halid selaku pembicara mengatakan jiwa sosial para penulis ditentukan oleh kesamaan ideologi sesama penulis. “Para penulis yang tergabung dalam suatu komunitas biasanya memiliki kesamaan ideologi. Dan komunitas tersebut berorientasi melakukan gerakan sosial,” kata Anwar yang juga seorang penulis.

Ode Kampung 3, Demo Ala Gola Gong

In berita budaya, straight-news on December 7, 2008 at 6:10 am

Serang, Jurnal Komunika

Ada maksud lain dari penyelenggaraan Ode Kampung 3. Acara yang digelar di Desa Ciloang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang Jumat (5/12) kemarin tersebut memang bermaksud untuk meningkatkan minat membaca pada masyarakat. Namun bagi Gola Gong Acara ini adalah sebuah demo kepada pemerintah Provinsi Banten untuk membangun perpustakaan di Banten.

“Ode Kampung adalah demo, demo kepada Pemprov Banten yang tak kunjung juga membangun perpustakaan di Banten, “ ujar Gola Gong ketika ditemui Sabtu (6/12).

Menurutnya, dia telah berusaha meminta sebuah perpustakaan kepada Pemprov Banten sejak tahun 2005 silam, namun hingga kini tidak ada respon dari pemprov. “Sampai kapan pun tuntutan saya tidak berubah, saya menuntut perpustakaan di Banten,” katanya.