<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jurnal Komunika</title>
	<atom:link href="http://jurnalkomunika.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com</link>
	<description>Situs Berita Jurnalistik Untirta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2008 06:33:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jurnalkomunika.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jurnal Komunika</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jurnalkomunika.wordpress.com/osd.xml" title="Jurnal Komunika" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jurnalkomunika.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ode Kampung 3: Banten Butuh Perpusda yang Memadai</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/ode-kampung-3-banten-butuh-perpusda-yang-memadai/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/ode-kampung-3-banten-butuh-perpusda-yang-memadai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 06:32:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[ode kampung 3]]></category>
		<category><![CDATA[perpustakaan daerah banten]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Isu tentang perlunya Perpustakaan Daerah di Banten disisipkan di acara Ode Kampung 3. Acara yang bertemakan Temu Komunitas Literasi Nusantar ini diselenggarakan oleh Rumah Dunia dan berlangsung 5 &#8211; 7 Desember 2008 di daerah Ciloang, Serang Banten. Ketika ditemui Sabtu (6/12), Gola Gong pemilik Rumah Dunia memaparkan perihal tujuan diadakannya Ode Kampung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=220&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Serang, Jurnal Komunika</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Isu tentang perlunya Perpustakaan Daerah di Banten disisipkan di acara Ode Kampung 3. Acara <span> </span>yang bertemakan Temu Komunitas Literasi Nusantar ini diselenggarakan oleh Rumah Dunia dan berlangsung 5 &#8211; 7 Desember 2008 di daerah Ciloang, Serang Banten.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ketika ditemui Sabtu (6/12), Gola Gong pemilik Rumah Dunia memaparkan perihal tujuan diadakannya Ode Kampung 3 ini. Tujuannya selain untuk menumbuhkan minat baca terhadap masyarakat Banten, juga sebagai bentuk perlawanan terhadap Pemerintah Daerah (Pemda) Banten yang dinilai tidak peduli terhadap fasilitas Perpustakaan Daerah (Perpusda) yang kurang memadai.<span id="more-220"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Disamping itu, kegiatan Ode Kampung 3 ini menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang peduli terhadap dunia literasi. Tempat orang-orang yang kritis terhadap Pemerintah Daerah yang dinilai tidak peduli terhadap aspirasi rakyat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Menurut Gola Gong, Ode Kampung 3 bertujuan untuk mendeklarasikan pembangunan Perputakaan Daerah<span> </span>yang memiliki fasilitas lengkap dan memadai. “Seharusnya Pemda Banten membangun gedung perpustakaan yang representatif. Kalau perlu ada AC dan <span> </span><em>hotspot</em>nya,” ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ia juga menambahkan bahwa pada saat ini masyarakat Banten sudah memasuki fase <em>reading interest </em>(ketertarikan membaca), tetapi Pemerintah Daerah tidak memfasilitasinya dan sama sekali tidak peduli. Padahal pihak Rumah Dunia sendiri sudah mengkompromikan hal tersebut kepada Pemda Banten.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Kami juga berniat untuk melakukan aksi besar-besaran dengan mengajak masyarakat dan mahasiswa, jika permintaan kami agar dibangun gedung perpustakaan tidak kunjung dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah<span> </span>setempat,” tambahnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin:12pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ode Kampung 3 diakhiri pada hari Minggu (7/12) dengan diselingi berkunjung ke Anyer. Sampai saat ini peserta yang datang cukup antusias dalam menghadiri kegiatan tersebut. Baik dalam acara diskusi, baca puisi, pemutaran film maupun dalam pementasan teater. <strong>(Baly Bagus)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=220&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/ode-kampung-3-banten-butuh-perpusda-yang-memadai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perlunya Aplikasi Gerakan Sosial Para Penulis</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/perlunya-aplikasi-gerakan-sosial-para-penulis/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/perlunya-aplikasi-gerakan-sosial-para-penulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 06:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan sosial penulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Penulis dituntut untuk memiliki jiwa sosial kepada masyarakat luas. Itulah pesan yang ingin disampaikan dalam diskusi yang bertajuk Penulis Dalam Membangun Gerakan Sosial yang diselenggarakan di Rumah Dunia bertema Ode Kampung 3 di Desa Ciloang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Sabtu (6/12) kemarin. Anwar Halid selaku pembicara mengatakan jiwa sosial para penulis ditentukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=217&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Serang, Jurnal Komunika</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Penulis dituntut untuk memiliki jiwa sosial kepada masyarakat luas. Itulah pesan yang ingin disampaikan dalam diskusi yang bertajuk Penulis Dalam Membangun Gerakan Sosial yang diselenggarakan di Rumah Dunia bertema Ode Kampung 3 di Desa Ciloang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Sabtu (6/12) kemarin.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Anwar Halid selaku pembicara mengatakan jiwa sosial para penulis ditentukan oleh kesamaan ideologi sesama penulis. “Para penulis yang tergabung dalam suatu komunitas biasanya memiliki kesamaan ideologi. Dan komunitas tersebut berorientasi melakukan gerakan sosial,” kata Anwar yang juga seorang penulis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> <span id="more-217"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pembicara lain yang juga seorang penulis, Halim HD mencontohkan Tito Hardisuryo sebagai penulis yang sudah melakukan gerakan sosial dengan menerbitkan koran wanita pertama di pasundan. “Saat pertama kali terbit, koran itu secara tidak langsung telah mengangkat harkat martabat wanita pasundan,” katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Asma Nadia salah seorang pelopor berdirinya Rumah Cahaya dan Forum Lingkar Pena (FLP) mengatakan, Rumah Cahaya dan Rumah Dunia adalah contoh nyata gerakan sosial bagi masyarakat. “Sebenarnya tidak hanya para penulis yang harus melakukan gerakan sosial. Masyarakat pun bisa melakukannya dengan mendirikan perpustakaan kecil bagi penduduk sekitarnya,” katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Sementara itu sang <em>empu</em>-nya Rumah Dunia, Gola Gong mengatakan penulis harus memiliki rasa sosial. “Penulis memiliki rasa tanggung jawab secara moral kepada masyarakat melalui tulisannya,” katanya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Keseluruhan diskusi ini diselenggarakan dalam acara Ode Kampung 3 yang berlangsung dari tanggal 5 sampai 7 Desember 2008. Acara yang memasuki tahun ke-3 ini bermaksud menambah minat baca masyarakat. Upaya para penulis untuk meningkatkan budaya membaca pada masyarakat dituangkan dalam diskusi-diskusi yang diselenggarakan setiap tahunnya ini. <strong>(Fadly Molana)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=217&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/perlunya-aplikasi-gerakan-sosial-para-penulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ode Kampung 3, Demo Ala Gola Gong</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/ode-kampung-3-demo-ala-gola-gong/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/ode-kampung-3-demo-ala-gola-gong/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 06:10:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[demo gola gong]]></category>
		<category><![CDATA[ode kampung 3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Ada maksud lain dari penyelenggaraan Ode Kampung 3. Acara yang digelar di Desa Ciloang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang Jumat (5/12) kemarin tersebut memang bermaksud untuk meningkatkan minat membaca pada masyarakat. Namun bagi Gola Gong Acara ini adalah sebuah demo kepada pemerintah Provinsi Banten untuk membangun perpustakaan di Banten. “Ode Kampung adalah demo, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=211&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Serang, Jurnal Komunika</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ada</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> maksud lain dari penyelenggaraan Ode Kampung 3. Acara yang digelar di Desa Ciloang, Kecamatan Cipocok, Kota Serang Jumat (5/12) kemarin tersebut memang bermaksud untuk meningkatkan minat membaca pada masyarakat. Namun bagi Gola Gong Acara ini adalah sebuah demo kepada pemerintah Provinsi Banten untuk membangun perpustakaan di Banten.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">“Ode Kampung adalah demo, demo kepada Pemprov Banten yang tak kunjung juga membangun perpustakaan di Banten, “ ujar Gola Gong ketika ditemui Sabtu (6/12). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Menurutnya, dia telah berusaha meminta sebuah perpustakaan kepada Pemprov Banten sejak tahun 2005 silam, namun hingga kini tidak ada respon dari pemprov. “Sampai kapan pun tuntutan saya tidak berubah, saya menuntut perpustakaan di Banten,” katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> <span id="more-211"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Gola Gong menambahkan minat baca masyarakat Banten sebenarnya mulai meningkat, namun hal ini tidak difasilitasi oleh Pemprov. “Pemprov adalah pelayan, sebagai pelayan sudah tugasnya untuk melayani majikannya yaitu rakyat,” ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Pada akhirnya Gola Gong mengancam akan melakukan demo dengan turun ke jalan jika tuntutannya tidak dipenuhi. “Saya akan turun ke jalan dan berdemo jika Pemprov Banten tidak juga membangun perpustakaan sampai tahun 2009,” katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Ditemui di tempat yang sama, seorang penulis Halim HD mengatakan kewajarannya akan ancaman Gola Gong. “Itu hal yang wajar. Mas Gong kan meminta sesuatu yang baik kepada Pemerintah, kenapa harus dihalang-halangi?” katanya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Halim menambahkan bahwa budaya baca sangat penting apalagi bagi anak-anak. “Semakin rendah ekonomi orangtua, semakin membiarkan anaknya diasuh oleh televisi. Tentu kita semua tahu bagaimana kualitas televisi kita. Dari pada salah asuh lebih baik mengasuh diri sendiri dengan membaca,” katanya. <strong>(Fadly Molana)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=211&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/ode-kampung-3-demo-ala-gola-gong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pria Setengah Iblis di Ode Kampung III</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/pria-setengah-iblis-di-ode-kampung-iii/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/pria-setengah-iblis-di-ode-kampung-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 04:41:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[pria setengah iblis]]></category>
		<category><![CDATA[teater rumah dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Untuk mengisi acara dalam Ode Kampung III, Teater Rumah Dunia mengadakan pementasan teater yang berjudul “Pria Setengah Iblis”. Pertunjukan berlangsung pada Jumat (5/12) pukul 19.30 hingga 20.00 WIB. Pementasan ini diadakan di panggung teater Rumah Dunia yang berada di Kampung Ciloang. Pementasan ini mengundang daya tarik dari masyarakat sekitar. Hal ini terlihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=201&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><br />
<strong>Serang, Jurnal Komunika</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Untuk mengisi acara dalam Ode Kampung III, Teater Rumah Dunia mengadakan pementasan <span> </span>teater yang berjudul “Pria Setengah Iblis”. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Pertunjukan berlangsung pada Jumat (5/12) pukul 19.30 hingga 20.00 WIB. Pementasan ini diadakan di panggung teater Rumah Dunia yang berada di Kampung Ciloang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Pementasan ini mengundang daya tarik dari masyarakat sekitar. Hal ini terlihat dari penuhnya penonton saat pertunjukan berlangsung. <span id="more-201"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Berdasarkan keterangan dari salah seorang pemain, Rozi, Pementasan ini juga merupakan salah satu penggiatan kembali teater rumah dunia yang cukup lama vakum. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Menurut sutradara, Dedi setiawan, pertunjukan ini mengangkat tema tentang pertaubatan seorang koruptor. <span> </span>Di mana dalam pertunjukan tersebut ada tiga orang pemain yaitu Rozi sebagai korupror, Aini sebagai sang istri dan Salam sebagai iblis.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Persiapan yang dibutuhkan dalam pementasan ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Dan naskahnya sendiri merupakan karya dari Gola Gong selaku pembina Rumah Dunia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span> </span><span> </span>Setting yang digunakan dalam pementasan ini pun cukup sederhana sekali. Di mana hanya ada kursi dan bangku dan tiang gantungan yang digunakan koruptor untuk melakukan bunuh diri, namun sang koruptor tidak jadi untuk melakukan bunuh diri.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">“Saya harap teater ini bisa menjadikan perkembangan teater Rumah Dunia menjadi lebih baik. Sehingga Rumah Dunia tidak hanya bisa berkarya dalam dunia tulis-menulis saja melainkan dalam bidang teater juga. Dan Rumah Dunia bisa menghasilkan karya yang banyak di berbagai bidang.” kata Dedi Setiawan. <strong>(Erni K)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/201/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/201/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=201&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/pria-setengah-iblis-di-ode-kampung-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah Dunia Gelar Ode Kampung III</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/rumah-dunia-gelar-ode-kampung-iii/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/rumah-dunia-gelar-ode-kampung-iii/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 04:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[ode kampung 3]]></category>
		<category><![CDATA[rumah dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Setelah sukses menyelenggarakan Ode Kampung I dan Ode Kampung II, kali ini Taman Baca Rumah Dunia (RD) kembali menyelenggarakan Ode Kampung III yang dilaksanakan pada 5-7 Desember 2008. Namun berbeda dengan Ode Kampung sebelumnya. Ode Kampung III lebih memfokuskan pada kegiatan literasi di Indonesia. Kegiatan dibuka Jumat (5/12) di Rumah Dunia, Komplek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=197&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Serang, Jurnal Komunika</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">Setelah </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">sukses menyelenggarakan </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">Ode Kampung I </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">dan Ode Kampung II, </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">kali ini</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> Taman Baca Rumah Dunia (RD) kembali menyelenggarakan</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN"> Ode Kampung III yang dilaksanakan pada 5-7 Desember 2008</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Namun berbeda dengan Ode Kampung sebelumnya. Ode Kampung III</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN"> lebih memfokuskan pada kegiatan literasi di Indonesia</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">. Kegiatan di</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">buka Jumat (5/12) di </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Rumah Dunia, Komplek Hegar Alam No. 40 Ciloang Serang, Banten dan berakhir di Rumah Tukik di Pantai Anyer</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Berdasarkan keterangan panitia, “</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">Dengan </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">mengusung </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">tema ‘Dukung Gerakan Komunitas Literasi Lokal’ Ode Kampung III ingin mengedepankan silaturahmi yang unik.</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">” Para peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia menginap di rumah warga sekitar Ciloang dengan membayar uang penginapan Rp 25ribu perhari. Hal tersebut dimaksudkan untuk mendekatkan peserta dan masyarakat yang telah mereka didik.<span> <span id="more-197"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="SV">Pembina Rumah Dunia, Gola Gong mengatakan, ”Penyelenggaraan Ode Kampung III bertujuan untuk merembukkan berbagai persoalan literasi yang berkembang di Indonesia. Tujuan lainnya adalah untuk saling berjejaring dalam mendukung gerakan komunitas literasi lokal. Kami <span> </span>juga berharap agar bisa merumuskan semacam rekomendasi atau pernyataan sikap tentang pentingnya komunitas literasi atau Taman Bacaan sebagai bagian tak terpisahkan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.”<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Peserta Ode Kampung ini dihadiri oleh komunitas dari berbagai daerah di Indonesia. Diantaranya seperti Komunitas Teras Puitika dari Kalimantan, Komunitas Sanggar Sastra dari Tasikmalaya, RB Jalapustaka dari Pekalongan, Komunitas Penulis Jakarta. Dan komunitas lain sebanyak kurang lebih 200 komunitas. Sebagian besar peserta mengetahui informasi tentang Ode Kampung III ini dari <em>website</em> dan milis Rumah Dunia. <span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Acara Ode Kampung III ini dibuka pada pukul 14.10 WIB oleh seseorang yang bernama Udin Angkot. Acara yang disuguhakan meliputi diskusi bersama sastrawan dan tokoh seperti Halim HD (Sastrawan), Dik Doang </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">(TBM Kandank Ju</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">rang), Zulkieflimansyah (Anggota DPR),</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN"> Prof. Dr. Yoyo Mulyana (Penasehat Rumah Dunia)</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="FI">, Jodhy Yudono (Kompas Cybermedia) dan </span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;" lang="IN">Zulkieflimansyah (Anggota DPR)</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Selain diskusi ada juga kegiatan lainnya seperti pementasan teater, pertunjukan musikalisasi puisi, dramatisasi pusi, pertunjukan musik akustik, pembacaan puisi dan pada hari ketiga seluruh peserta ode kampung III berkunjung ke Rumah Tukik yang berada di Anyer.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Para</span><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> peserta mengaku puas dengan kegiatan ini. Seperti yang diungkapkan oleh Igun, salah seorang peserta, “Saya merasa sangat puas mengikuti kegiatan Ode Kampung III ini. Karena selain bisa berbagi pengalaman, kita bisa turut mendukung gerakan literasi lokal di daerah saya, agar gerakan literasi di daerah terus berkambang”. <strong>(Erni K)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=197&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/07/rumah-dunia-gelar-ode-kampung-iii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pria ½ Iblis Hadir di Ode Kampung 3</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/06/pria-%c2%bd-iblis-hadir-di-ode-kampung-3/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/06/pria-%c2%bd-iblis-hadir-di-ode-kampung-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 06:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[pria setengah iblis]]></category>
		<category><![CDATA[teater rumah dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=206</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Jumat (5/12) kemarin Teater Rumah Dunia mempersembahkan Pria ½ Iblis dalam acara Ode Kampung 3, Temu Komunitas Literasi Indonesia di Serang Banten. Pementasan teater yang disutradarai Dedi Setiawan ini adalah pementasan pertamanya semenjak bergabung di Rumah Dunia. Sedangkan naskahnya sendiri adalah karya Gola Gong. Berkisah tentang seorang pria yang memiliki sifat yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=206&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"> <strong>Serang, Jurnal Komunika</strong><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span lang="IN">Jumat (5/12) kemarin Teater Rumah Dunia mempersembahkan Pria ½ Iblis dalam acara Ode Kampung 3, Temu Komunitas Literasi Indonesia di Serang Banten.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>Pementasan teater yang disutradarai Dedi Setiawan ini adalah pementasan pertamanya semenjak bergabung di Rumah Dunia. Sedangkan naskahnya sendiri adalah karya Gola Gong. Berkisah tentang seorang pria yang memiliki sifat yang kontadiktif. Di pagi<span> </span>hari menjadi manusia sementara<span> </span>malam berubah jadi iblis.<span id="more-206"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>Menurut Dedi, “Pria ½ Iblis ini memiliki cerita yang hampir mirip dengan kehidupan kita di mana bertebaran orang-orang munafik. Mereka tersenyum, tapi di belakang mengumpat. Di rumah berdo’a, melangkah keluar berzinah. Di dalam mesjid bersedekah, di kantor mencuri.” </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>Lakon ini diperankan oleh tiga aktor yaitu, Rozee Kembara, AS Kelanaraya, KH Aini, sementara Artistik oleh Relung Semesta, Musik oleh Firman Venayaksa dan<span> </span>Roy Goozly </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>Kini Teater Rumah Dunia seakan bangkit dari kubur setelah sekian lama tertidur. Sebelumnya teater ini bernama Teater Gong ditangani oleh Budi Wahyu dan kawan-kawan, kemudian berganti nama menjadi Teater Rumah Dunia yang dikomandani Dedi Setiawan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span>Dedi yang juga mahasiswa Untirta jurusan diksastrasia ini mengaku bahwa ia bergabung di Teater Rumah Dunia sejak beberapa bulan yang lalu. “Tepatnya pada bulan Agustus kemarin setelah Rumah Dunia Menggelar acara Keranda Merah Putih,” ujarnya. “Pada saat itu saya ditawari oleh Mas Gong untuk bergabung di Teater Rumah Dunia,” sambungnya. <strong>(Dian Nurmalasari)</strong></span></p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span lang="IN"><span> </span></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/206/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/206/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=206&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/06/pria-%c2%bd-iblis-hadir-di-ode-kampung-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gubernur Banten Pertama Wafat, Banten Berduka</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/06/gubernur-banten-pertama-wafat-banten-berduka/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/06/gubernur-banten-pertama-wafat-banten-berduka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2008 03:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita politik]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur banten wafat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Serang, Jurnal Komunika Gubernur Banten Pertama, Djoko Munandar, meninggal dunia pada Jumat (5/12) di usia 61 tahun. Menurut salah soerang kerabatnya, mantan orang nomor satu di Banten ini mengalami penyakit gula darah, dan sempat dirawat di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta. Pria yang sempat divonis penjara selama empat tahun karena terkait korupsi dana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=179&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Serang, Jurnal Komunika</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Gubernur Banten Pertama, Djoko Munandar, meninggal dunia pada Jumat (5/12) di usia 61 tahun.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Menurut salah soerang kerabatnya, mantan orang nomor satu di Banten ini mengalami penyakit gula darah, dan sempat dirawat di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC) Jakarta.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Pria yang sempat divonis penjara selama empat tahun karena terkait korupsi dana perumahan ini, disemayamkan di rumahnya dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ciceri Indah, Serang. Ratusan kerabat dan pejabat datang melayat di rumah duka. <span id="more-179"></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Salah seorang kerabat yang juga Bupati Pandeglang, Dimyati Natakusumah, mengatakan bahwa dirinya merasa kehilangan sosok yang dikaguminya. “Pak Djoko sering memberi spirit pada saya untuk memimpin. Dengan pembawaannya yang tenang, beliau menjadi inspirasi bagi saya,” tuturnya.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Salah seorang Aktivis Banten yang pernah menjadi lawan di pengadilan pada kasus korupsi dana perumahan, Ali Suro, juga turut berbela sungkawa atas kepergian Djoko. “Saya menganggap Djoko bukan sebagai musuh politis, beliau telah mendapatkan keadilan didunia. Semoga amal baiknya diterima di pangkuan-Nya,” kata Ali.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Atas peristiwa berkabung ini, Gubernur Banten yang juga pernah menjadi wakilnya sewaktu menjabat Gubernur Banten pertama, Atut Chosiyah, mewakili warga Banten menyatakan turut berduka cita, dan menjadikan peristiwa ini sebagai hari Banten berkabung.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">&#8220;Kita telah kehilangan putera terbaik Banten, seseorang yang telah banyak berjasa dalam pembangunan yang saat ini kita rasakan, saya rasa beliau pantas mendapatkan moment Banten berkabung&#8221;, katanya.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Selain itu juga Atut memutuskan untuk memasang bendera Merah Putih setengah tiang di seluruh kantor dan dinas atau instansi pemerintah se-Provinsi Banten. <strong>(Dadan/061601)</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=179&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/06/gubernur-banten-pertama-wafat-banten-berduka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Abdi Dalem yang Tetap Setia</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/29/abdi-dalem-yang-tetap-setia/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/29/abdi-dalem-yang-tetap-setia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 04:09:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[soft-news]]></category>
		<category><![CDATA[abdi dalem]]></category>
		<category><![CDATA[yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta, Jurnal Komunika Sampai saat ini lebih dari dua ribu Abdi Dalem di Keraton Yogjakarta tetap setia pada profesinya. Pengabdian mereka tulus diberikan untuk Sultan dan Keraton. Jumat (28/11), seorang Abdi Dalem mengaku bahwa dirinya menjadi Abdi Dalem sebagai tanda pengabdian yang tulus. “Saya menjadi Abdi Dalem kurang lebih sudah 20 tahun, menjadi Abdi dalem [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=191&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><br />
<strong>Yogyakarta, Jurnal Komunika</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Sampai saat ini lebih dari dua ribu Abdi Dalem di Keraton Yogjakarta tetap setia pada profesinya. Pengabdian mereka tulus diberikan untuk Sultan dan Keraton.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span> </span>Jumat (28/11), seorang Abdi Dalem mengaku bahwa dirinya menjadi Abdi Dalem sebagai tanda pengabdian yang tulus. “Saya menjadi Abdi Dalem kurang lebih sudah 20 tahun, menjadi Abdi dalem adalah sebuah pengabdian dan hanya untuk <em>ngalap</em> berkah (mengharap berkah) bukan untuk gaji karena kami tidak mendapatkan gaji seperti orang kantoran,” ungkap Prabu Pawoko.<span id="more-191"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span> </span>Dia juga menambahkan bahwa untuk menjadi Abdi Dalem itu tidak mudah. Hal ini karena setiap masyarakat yang ingin menjadi Abdi Dalem harus mendaftarkan diri. Dan setelah itu masih harus menunggu seleksi sehingga mau tidak mau terjadi persaingan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span> </span>Profesi yang dianggap sangat terhormat ini terus diyakini masyarakat Jogja di tengah jaman yang semakin modern. Mereka tidak terakulturasi oleh perubahan jaman tetapi semakin memantapkan hati untuk tetap patuh dan terus bersedia terkontrol sikap dan perilkunya oleh Sultan.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;"><span> </span>“Menjadi Abdi dalem dengan memakai blangkon dan pakaian berwarna biru tua ini akan berlangsung seumur hidup saya,” kata Prabu Pawoko. <strong>(Mega)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/191/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/191/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=191&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/29/abdi-dalem-yang-tetap-setia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kondisi Candi Borobudur Memprihatinkan</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/28/kondisi-candi-borobudur-memprihatinkan/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/28/kondisi-candi-borobudur-memprihatinkan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 03:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita budaya]]></category>
		<category><![CDATA[berita ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[candi borobudur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[Magelang, Jurnal Komunika Keadaan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah memprihatinkan. Candi tersebut kini sudah tidak nyaman dikunjungi. Hal ini diperparah dengan kondisi candi banyak yang rusak. Seperti yang terlihat pada Kamis (27/11), para pekerja sedang sibuk memperbaiki candi yang rusak. Pada sisi kiri sedang dilakukan pemugaran total candi. Hal ini disebabkan struktur batu candi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=183&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <strong>Magelang, Jurnal Komunika</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<div id="attachment_188" class="wp-caption alignleft" style="width: 245px"><img class="size-medium wp-image-188" title="borobudur1" src="http://jurnalkomunika.files.wordpress.com/2008/11/borobudur1.jpg?w=235&#038;h=300" alt="©www.walubi.or.id" width="235" height="300" /><p class="wp-caption-text">©www.walubi.or.id</p></div>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">Keadaan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah memprihatinkan. Candi tersebut kini sudah tidak nyaman dikunjungi. Hal ini diperparah dengan kondisi candi banyak yang rusak.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">Seperti yang terlihat pada Kamis (27/11), para pekerja sedang sibuk memperbaiki candi yang rusak. Pada sisi kiri sedang dilakukan pemugaran total candi. Hal ini disebabkan struktur batu candi yang sudah lapuk termakan usia dan akibat gempa Yogjakarta di tahun 2006.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">“Batu candi sudah rusak akibat umur sudah tua dan gempa tahun 2006. jadi harus diperbaiki,” ujar Karso salah seorang pekerja perbaikan candi.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">Candi borobudur tampak sepi dan mengalami penurunan pengunjung. Penurunan ini disebabkan imbas dari gempa Yogjakarta di tahun 2006 yang merusak candi, sehingga daya tarik candi borobudur sedikit berkurang.<span id="more-183"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">Seperti yang dikatakan petugas tiket candi borobudur, Warsito, ”Pengunjung Candi Borobudur mengalami penurunan sekitar 20 persen<em>.</em> Penyebabnya mungkin karena dampak dari gempa tahun 2006,” ujarnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal">Kenyamanan dan kebersihan Candi Borobudur juga terlihat kurang. Banyak coretan di dinding candi dan sampah berserakan di areal candi. Selain itu juga di kawasan Candi Borobudur banyak pedagang yang menawarkan barang dagangan secara paksa dan mengganggu kenyamanan pengunjung.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">“Petugas sudah membersihkan sampah dan coretan di dinding candi, tapi tetap saja masih ada pengunjung yang buang sampah sembarangan dan mencoret dinding candi,” ujar Slamet, petugas keamanan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;">
<p class="MsoNormal">Slamet juga menambahkan untuk masalah pedagang yang berjualan di areal candi dan menawarkan dagangan secara paksa, ”Petugas sudah memberikan tempat berjualan di luar pintu masuk dan akan bertindak tegas kepada pedagang yang memaksa pengunjung.” <strong>(AZWAR)</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=183&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/28/kondisi-candi-borobudur-memprihatinkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://jurnalkomunika.files.wordpress.com/2008/11/borobudur1.jpg?w=235" medium="image">
			<media:title type="html">borobudur1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tarif Angkutan Kota Cilegon Akan Turun</title>
		<link>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/14/tarif-angkutan-kota-cilegon-akan-turun/</link>
		<comments>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/14/tarif-angkutan-kota-cilegon-akan-turun/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 13:54:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jurnalkomunika</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[straight-news]]></category>
		<category><![CDATA[tarif angkot cilegon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/12/08/tarif-angkutan-kota-cilegon-akan-turun/</guid>
		<description><![CDATA[Cilegon, Jurnal Komunika Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Cilegon merencanakan tarif angkot akan mengalami penurunan sebesar 10 persen sesuai menurunnya harga BBM jenis premium 1 Desember mendatang. Penurunan tarif angkot tersebut didasarkan pada harga premium yang mengalami penurunan sebesar Rp 500. “Waktu kenaikan BBM saja kita langsung menaikkan tarif. Mengapa ketika penurunan harga BBM, kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=169&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Cilegon, Jurnal Komunika</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Cilegon merencanakan tarif angkot akan mengalami penurunan sebesar 10 persen sesuai menurunnya harga BBM jenis premium 1 Desember mendatang. Penurunan tarif angkot tersebut didasarkan pada harga premium yang mengalami penurunan sebesar Rp 500.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span> </span>“Waktu kenaikan BBM saja kita langsung menaikkan tarif. Mengapa ketika penurunan harga BBM, kita tidak langsung menurunkan tarif. Organda siap jika tarif angkot turun,” kata Ketua Organda Cilegon Habibudin, Kamis (13/11).<span id="more-169"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span> </span>Penurunan tarif tersebut, masih akan dibahas oleh DPP Organda Pusat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) serta perwakilan sejumlah sopir angkot di Cilegon. Mengenai<span> </span>kepastian dan kapan penurunan tarif ini diberlakukan, Organda masih akan membahas bersama pihak-pihak terkait.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span> </span>“Memang sudah seharusnya tarif angkot disesuaikan dengan penurunan harga premium, karena cukup merugikan warga juga jika harga premium sudah turun, namun tarif angkot tidak turun,” kata Suhemi, salah seorang warga Cilegon.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span> </span>Suhemi juga mengatakan, pembahasan penurunan tarif harus segera dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Sebab, jangan sampai ketika harga premium sudah mengalami penurunan di SPBU tarif justru belum turun. “Oleh karena, sebaiknya penurunan tarif angkot pun dapat disesuaikan,” ujarnya. <strong>(Baly Bagus)</strong></span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jurnalkomunika.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jurnalkomunika.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jurnalkomunika.wordpress.com&amp;blog=4680148&amp;post=169&amp;subd=jurnalkomunika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jurnalkomunika.wordpress.com/2008/11/14/tarif-angkutan-kota-cilegon-akan-turun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/69700d1379f025d3372433ebb0b3ddb0?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jurnalkomunika</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
