Pandeglang, Jurnal Komunika
Warga Desa Carita, Kecamatan Labuan terutama yang tinggal di sekitar kawasan pantai mengeluhkan banyaknya sampah menumpuk. Terlebih setelah liburan yang baru saja berselang.
Keberadaan sampah itu, selain mengganggu kenyamanan warga, juga dinilai mencemari habitat laut dan menimbulkan bau tidak sedap, sehingga rentan menimbulkan penyakit. Hal ini terlihat berdasarkan pemantauan di wilayah tersebut pada Kamis (16/10).
Seorang warga Carita, Asep (30) menyatakan, seharusnya para pengelola lokasi wisata pantai sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk menanggulanginya. Dengan demikian, setelah kondisi pantai mulai normal, masalah sampah bisa langsung ditangani.
“Kalau dibiarkan tertumpuk dan bertebaran begitu kan mengganggu. Kasihan masyarakat di sini, sampah-sampahnya basah semua,” kata Asep.
Menurutnya seharusnya ada tempat pembuangan sampah umum yang disiapkan dengan ukuran jumbo, sehingga memudahkan membuangnya. Pasalnya, dirinya menilai dibiarkannya sampah pantai menumpuk akibat belum adanya pembuangan sampah umum.
Selain itu, aparat kecamatan ataupun pemkab diharapkan cepat tanggap menangani masalah tersebut. Sehingga kondisi pantai tidak tampak kumuh dan menjijikkan.
Pernyataan senada dikatakan warga lainnya, Madi (28). Menurut dia, sejak musim liburan Lebaran dan liburan sekolah berlalu, tumpukan sampah sudah terlihat dan tidak mendapatkan perhatian dari pihak terkait.
“Tenaga kebersihan paling hanya beberapa orang, yang pasti mereka tidak akan sanggup membersihkan sampah pantai yang ada dalam waktu singkat. Jadi, harus ada kepedulian dari aparat terkait, misalnya dengan mengerahkan tenaga kebersihan atau mobil sampah,” katanya. (Dwi Rahayu)